Puteri Gunung Ledang (film)

Puteri Gunung Ledang (film)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Puteri Gunung Ledang (film)
Puteri Gunung Ledang film.jpg
Sutradara Saw Teong Hin
Produser Tiara Jacquelina,
Shazalli Ramly
Penulis Mamat Khalid
Saw Teong Hin
Pemeran Tiara Jacquelina
Christine Hakim
Dian Sastrowardoyo
Alex Komang
Slamet Rahardjo
Durasi 145 menit
Anggaran ~15.000.000 ringgit

Puteri Gunung Ledang adalah sebuah film Malaysia yang dirilis pada tahun 2004. Film ini mengangkat cerita yang berdasarkanlegenda Melayu terkenal, Puteri Gunung Ledang. Dibintangi oleh Mohamad Nasir bin Mohamad, Adlin Aman Ramlee, dan aktris utama, Tiara Jacquelina yang juga menyanyikan lagu “Asmaradana”, disutradarai Saw Teong Hin dan diproduksi Shazalli Ramly. Selain itu, beberapa aktor/aktris Indonesia, antara lain Christine Hakim, Dian Sastrowardoyo dan Alex Komang, juga turut membintangi film ini.

Tiara Jacquelina memenangkan kategori “Aktris Terbaik” pada Festival Film Asia Pasifik ke-50. Biaya produksi Puteri Gunung Ledang merupakan yang tertinggi dalam sejarah pengeluaran film di Malaysia, dan menelan biaya sebanyak 4 juta dolar AS.

Dalam film Puteri Gunung Ledang, Puteri Gunung Ledang sebenarnya puteri Gusti Ayu Raden Adeng dari Majapahit di Pulau Jawayang merajuk dan membawa diri ke Gunung Ledang. Ia sebenarnya menunggu masa untuk bertemu dengan Hang Tuah yang pernah ke Majapahit.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Raja Terubuk di Gunung Ledang-ledang

Konon, Raja Terubuk di Gunung Ledang, jatuh hati kepada putri Puyu karena kecantikannya. Sang raja pun memerintahkan pasukannya meminang sang putri yang mendiami tasik (danau) di pedalaman hutan Tanjung Padang. Pasukan ikan terubuk akhirnya tidak berhasil meminang, karena alam yang berbeda. Ikan terubuk hidup di laut, sedangkan putri Puyu tinggal di tasik air tawar. Sebab itulah, di laut Tanjung Padang banyak ikan terubuknya.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

First blog post

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Posted in Uncategorized | Leave a comment